5 Penyebab Hipertensi Yang Perlu Diwaspadai

Hipertensi merupakan sebuah kondisi di mana saat kadar tekanan darah ajek tinggi di atas normal. Hasil pengukuran tekanan darah hipertensi menunjukkan kalau angka pertama atau sistolik 140 mmHg atau lebih atau tekanan diastolic atau angka yang ke dua 90 mmHg atau lebih.

WHO menunjukkan kalau 1 dari 3 orang di dunia terkena hipertensi dan jumlahnya di perkirakan sekitar 1,13 miliar orang, jumlah ini juga katanya akan terus meningkat dan akan mencapai 1,5 miliar orang di tahun 2025.

Di Indonesia sendiri, jumlah kasus atau prevalensi hipertensi di orang dewasa mencapai 34,1 persen. Persentasi prevalensi hipertensi itu mengalami kenaikan kalau di bandingkan dengan 5 tahun sebelumnya yang mencapai 25,8 persen di tahun 2013.

Dari jumlah itu, di perkirakan hanya 1 dari 3 kasus hipertensi di Indonesia yang ter diagnosis dengan tepat. Sebagian besar penderita tak sadar penyakitnya. Padahal, hipertensi merupakan penyebab utama penyakit stroke, jantung, serta gagal ginjal.

Nah, untuk meningkatkan kewaspadaan kalian terhadap hipertensi, di bawah ini kami akan berikan beberapa penyebab hipertensi.

1.Kebiasaan Konsumsi Garam dan Natrium Berlebihan

Kebiasaan mengonsumsi garam, sodium, natrium, makanan berpengawet, penyedap, serta makanan instan yang berlebihan akan bisa menyebabkan hipertensi. Kondisi ini di karenakan natrium, garam, dan sejenisnya bisa menahan cairan di dalam tubuh dan akhirnya tekanan darah meningkat.

2.Penuaan dan Faktor Keturunan

Risiko hipertensi pada lansia akan semakin meningkat seiring usia yang bertambak. Untuk pria, risiko ini akan naik saat umurnya 64 tahun ke atas sedangkan untuk wanita, risiko ini akan meningkat saat umurnya 65 tahun ke atas.

Factor keturunan juga bisa mempengaruhi hipertensi loh. Orang yang tumbuh serta lahir bersama keluarga penderita hipertensi juga berisiko terkena hipertensi.

3.Merokok dan Alkohol

Bahan kimia yang ada di dalam rokok bisa membuat lapisan dinding pembuluh darah arteri jadi menyempit. Hal ini bisa membuat jantung bekerja lebih keras, membuat tekanan darah naik, menyebabkan penyakit jantung, hingga merusak pembuluh darah.

Selain itu, kebiasaan minum – minuman keras berlebihan juga lama kelamaan bisa menaikkan tekanan darah dan merusah jantung. Batas aman mengonsumsi alcohol untuk wanita adalah sehari segelas dan pria maksimal 2 gelas.

4.Kurang Kalium

Kalium merupakan sebuah mineral penting yang di pakai oleh tubuh untuk mengatur keseimbangan cairan, tekanan darah, hingga mengontrol fungsi saraf. Dari kementiran Kesehatan melaporkan kalau orang dewasa butuh kurang lebih 4700 miligram kalium. Kekurangan kalium bisa memicu hipertensi.

Itulah kenaoa, cukupilah kebutuhan kalium per hari dengan makan kentang, bayam, kacang – kacangan, jeruk, alupkat, tomat, air kelapa, pusang, brokoli, ikan, atau ayam.

5.Berat Badan Berlebih dan Kurang Gerak

Makin banyak selisih kelebihan berat badan dari atas ambang batas normal atau ideal, maka risiko seseorang terkena hipertensi juga makin tinggi. Hal ini di karenakan jantung harus bekerja lebih keras untuk memasok oksigen serta nutrisi ke pembuluh darah.

Selain itu, orang yang jarang bergerak, duduk terlalu banyak, tak pernah olahraga, dan sering rebahan juga mempunyai detak jantung yang lebih cepat. Makin cepat jantung berdetak, maka jantung akan bekerja makin keras sehingga tekanan darah pun meningkat. Kurang gerak bisa memicu obesitas dan meningkatkan risiko hipertensi.

Itulah beberapa penyebab hipertensi yang harus di waspadai. Semoga bermanfaat.